Kamis, 30 September 2010

pohon aneh

1. Welwitschia mirabilis: Tanaman dengan Daya Tahan Luar Biasa


Bentuknya tidak enak dilhat, tapi tanaman yang satu ini benar-benar unik. Tanaman asal Namibia ini hanya memiliki dua daun dan sebuah batang dengan akarnya. Dua daun itu akan terus tumbuh membesar mirip alien. Batangnya akan membesar bukannya meninggi lagi.




Tanaman ini akan tumbuh hingga bisa mencapai lebar 8 meter dengan tinggi 2 meter. Umurnya bisa mencapai 400 hingga 1500 tahun dan tidak akan mati meski tidak ada hujan selama 5 tahun. Rasanya sangat menyengat baik mentah maupun sudah dimasak, dan karenanya diberi nama Onyanga, yang berarti bawang gurun.

2. Dionaea muscipula: Venus si Perangkap Lalat


Venus si Perangkap Lalat ini merupakan tanaman karnivora yang paling dikenal karena perangkap alami uniknya yang aktif dan efisien. Dua daun yang menempel pada tanaman ini dipenuhi oleh bulu-bulu ultra sensitif yang mendeteksi keberadaan apa saja dari semut, lalat, atau jenis serangga lainnya. Begitu ada yang menyentuh bulunya, perangkapnya akan bekerja dalam waktu kurang dari sedetik. (link)

3. Rafflesia arnoldii: Bunga Terbesar di Dunia



Tanaman ini eksotis, sangat langka, tapi warnanya kurang cantik, berbintik, namanya Rafflesia Arnoldi salah satu dari 16 spesies genus Rafflesia, bunga terbesar di dunia. 16 spesies yang diketahui dapat ditemukan hanya di Indonesia (Sumatra, Kalimantan, Jawa) dan Malaysia (Sabah, Serawak).
Rafflesia Arnoldii, belakangan dimasukkan ke dalam familiEuphorbiaceae, bisa berdiameter hingga 1 meter dengan berat mencapai 7-11 kg.
Bunganya akan mekar hanya dalam waktu 3 hari hingga seminggu saja. Saat mekar bunga ini akan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat hingga di Indonesia bunga ini dinamakan bunga bangkai. Baunya yang khas mengundang serangga penyerbuk datang dan itu membuatnya dapat bergenerasi dan hanya 10-20 persen dari semaian yang akan berhasil dan dalam 9 bulan, dengan sedikit kebruntungan, akan mekar kembali. (link)


4. Desmodium gyrans: Tanaman yang Menari


Darwin menyebutnya Hedysarum, botanis moderen menyebutnya Desmodium Gyrans, atau tepatnya, Codariocalyx Motorius. Orang menyebutnya Runmput Menari atau Tanaman Telegraf atau tanaman Semaphore, karena gerakan daunnya yang seperti menari atau seperti gerakan kode semaphore. Tanaman ini termasuk yang mudah tumbuh dan akan "menari-nari" pada saat banyak sinar matahari atau dalam keadaan kering. Gimana menarinya, lihat saja videonya di bawah ini: (link)

5. Euphorbia obesa: Tanaman Baseball


Euphorbia Obesa, dijuluki juga tanaman Baseball, biasa tumbuh di Great Karoo, Afrika Selatan. Populasinya mulai terancam seiring sering diburunya tanaman ini oleh para kolektor tanpa memikirkan penanamannya kembali. Ini membuat beberapa organisasi dalam dan luar negeri bereaksi untuk melindunginya. Meski di habitat aslinya Euphorbia obesa ini masih terancam, saat ini sudah banyak pertanian yang membudidayakannya, sehingga mereka juga turut memastikan bahwa yang diperdagangkan para kolektor bukan yang berasal dari alam. (link)

6. Amorphophallus titanum: Bunga Bangkai


Bunga ini tingginya bisa lebih dari tinggi seorang pria dewasa, dan mengeluarkan aroma busuk yang menyengat pula. Dinamakan Titan Arum, di Indonesia dijuluki pula sebagai "bunga bangkai" karena baunya itu. Bunga ini merupakan fenomena langka dan berkembang biak berkat bantuan dari serangga penyerbuk yang datang karena baunya. (Link 1 | Link 2)

7. Baobab: si Pohon Botol


Baobab adalah nama umum dari satu genus Adansonia yang terdiri dari 8 spesies pohon, aslinya dari Madagascar. Juga dikenal sebagai pohon Botol, bukan hanya karena bentuknya yang memang mirip botol, tapi pohon ini juga biasanya mampu menampung air sekitar 300 liter. Tidak heran umur pohon ini bisa mencapai 500 tahun. (Link)

8. Dracaena cinnabari: Pohon Darah Naga


Dracaena Cinnabari atau Pohon Naga berasal dari kepulauan Socotra. Biasa disebut juga Pohon Darah Naga dan Pohon Naga Socotra. Pohon ini salah satu pohon teraneh di kepulauan Socotra, dengan bentuknya yang seperti payung. Pertama kali dipublikasikan oleh Isaac Bayley Balfour tahun 1882. Kalau diperhatikan, pohon ini pernah menjadi icon di Windows sebagai icon Network. Darah naga diambil dari warna getah merahnya, dan bisa dijadikan obat atau bahan pewarna celup. (Link 1 | Link 2)

9. Selaginella lepidophylla: Tanaman yang Bangkit Kembali


Disebut juga sebagai Mawar dari Jericho, Selaginella Lepidophylla merupakan spesies dari tanaman gurun karena kemampuannya bertahan hidup meski diawetkan dengan pengeringan sekalipun. Selama cuaca kering di habitat aslinya, batangnya akan mengkerut menjadi sebuah bola kecil dan terurai kembali saat diekspos ke tempat lembab. Aslinya tumbuh di gurun Chihuahuan. (link)

10. Mimosa pĂșdica: si Putri Malu


Yang satu ini tidak aneh di sini. Banyak ditemukan di daerah tropis dan juga di Amerika Selatan dan Tengah. Saat disentuh atau digoyangkan daun-daunnya akan mengkuncup dan akan membuka kembali dalam beberapa menit. Seperti punya feeling...

jembatan menakutkan

Jembatan Gantung di atas sungai di Pailon del Diablo, Ekuador


FAIZABAD, AFGHANISTAN
Wanita Afghan mendapat di atas seutas tali menyeret jembatan untuk menyeberangi sungai di Faizabad, 320 km timur laut Kabul, Afghanistan

Di Atas Sungai Nu, CHINA
Seorang pria mendorong skuter-nya di jembatan gantung sambil menyilang Sungai Nu, juga dikenal sebagai Sungai Salween, beberapa 60km selatan ke barat daya Gongshan propinsi Yunnan di Cina.
Sungai Nu terakhir Asia bebas mengalir sungai internasional dan rumah bagi 7.000 spesies tanaman dan 80 hewan langka atau hampir punah dan ikan


Sarawak, Kalimantan
Jembatan gantung Yang sangat sempit 8km dari Kuala Litut ke Mulu, Sarawak, Kalimantan

NEPAL, ASIA
Yak berjalan melalui jembatan gantung di namche Bazaar di Nepal


VANCOUVER, CANADA
Orang-orang berjalan di Suspensi Capilano Jembatan di North Vancouver, yang melintasi Sungai Capilano

KOSTA RIKA


Ketchikan, Alaska
Petualangan Canopy Alaska panduan Jessica Eastwood memimpin kelompok di dekat

GUNUNG MAT Cincang, Malaysia
Langit Langkawi jembatan yang terletak di Gunung Mat Cincang dan seperti yang melengkung pemandangan yang tersedia dari hutan hujan dan laut.

Jembatan Gantung di Trift Glacier, Switzerland

Jembatan gantung adalah panjang 170 meter dan 100 meter di atas danau. Ini adalah jembatan gantung terpanjang untuk pejalan kaki di Pegunungan Alpen.

Taman Nasional Kakum Canopy Walkway




Jembatan Gantung Arenal, Costa Rica


Letaknya tiga kilometer berjalan kaki menembus hutan hujan Costa Rica. Ada enam jembatan suspensi, yang terbesar panjangnya hampir 100 meter dengan tingginya 45 meter di atas tanah.

Jembatan Gantung di Drake Bay, Costa Rica



Jembatan Gantung di Bohol, Filipina




Kambadaga, Sebuah Desa dekat Pita


Hussaini – Danau Borit, Pakistan







Jembatan Tali Carrick-a-Rede, Irlandia Utara







Aiguille du Midi at the Gn. Mont Blanc, Perancis



Jembatan Gantung Loboc, Filipina





Jembatan Taman Nasional Negara, Malaysia





Jembatan Gantung Ghasa di Nepal






Jembatan Gantung Siju, India



Lagi, Jembatan di India



Jembatan Gantung Thenmala, India



Jembatan di Filipina



Repovesi Taman Alam Valkeala, Finlandia



Mau tahu berbahayanya jembatan gantung? Tidak usah jauh-jauh, Jembatan gantung di Calau, Kabupaten Sijunjung, Padang, putus pada bulan Agustus tahun 2008. Sejumlah peziarah Makam Syekh Abdul Wahab yang melewati jembatan tersebut pun berjatuhan. Akibatnya, tiga orang tewas (sumber). Atau yang terjadi di Garut dimana mengakibatkan puluhan siswa luka-luka.